Belakangan ini saya banyak menghabiskan waktu dengan duduk manis di depan
TV, nyuput kopi, pegang-pegang remote sambil gonta-ganti channel tivi. Biar nggak
terlalu nonsense kegiatan nonton TV nya, saya menghindari acara-acara yang tak
sehat dan memilih acara yang menurut saya bermanfaat. Dan salah satu yang saya
tonton adalah berita, baik yang di MetroTivi maupun yang di tivinya Bakrie.
Biar nggak jeleh karena kebanyakan
dijejali berita, saya selingi dengan nonton acara hiburan di NET. (karena di sini hiburannya lebih
cerdas dan berkelas).
![]() |
| Korupsi Makin Sadis |
Setelah banyak mengkonsumsi berita nasional akhir-akhir ini, saya mencatat
ada beberapa isu yang sedang banyak diperbincangkan di mana-mana, mulai dari
warung-warung angkringan pinggir jalan sampai kedai kopi orang gedongan. Ada
fenomena batu akik yang lagi digandrungi orang Indonesia mulai dari anak abege
yang masih esempe sampe konglomerat kece yang mainnya duit gede. Ada juga kabar
maraknya pembegalan yang menimpa warga, mulai dari mahasiswa sampai ibu-ibu
yang baru pulang kerja. Lalu ada lagi kasus yang terjadi di dunia penerbangan
Indonesia, kecelakaan pesawat AirAsia di perairan Jawa dan pesawat LionAir yang
tempo hari menelantarkan penumpangnya.
Namun, tentu saja berita yang paling menggemparkan khalayak adalah soal
korupsi yang semakin menjadi-jadi. Mulai dari kasus cicak vs buaya jilid dua
sampai yang masih hangat Ahok vs DPRD Jakarta. Sekarang para koruptor semakin
cerdik dan licin. Mereka kompak bersatu membentuk sebuah sekutu yang sangat
kuat sekuat batu. Setelah BG yang sekarang statusnya aman, kini giliran SB dan
SDA yang juga ajukan gugatan praperadilan. Sontak kata gugatan praperadilan
menjadi begitu populer dan banyak dipelesetkan. Mirip dengan fenomena "di
situ kadang saya sedih."
Koruptor fight back! KPK yang tadinya terlihat gagah perkasa berhasil dibuat
lemah tak berdaya. AS yang tadinya terlihat garang, kini masuk jurang. BW yang
tadinya terlihat tegas, kini ikut tertindas. Satu per satu petinggi KPK jadi
tersangka. Lembaga tertinggi pemberantas korupsi perlahan tapi pasti mulai
digembosi oleh oknum berdasi yang tak punya hati. Para Godfather membentuk aliansi yang tak mudah diidentifikasi. Mereka
menyusupkan representative ke lembaga
legislatif. Lalu membentuk aturan lebay yang membuat KPK semakin lunglai.
Bahkan lembaga peradilan pun tak luput dari campur tangan para bandit tambun
yang “kelihatannya” sih santun.
Yang hari ini jadi hot topic
adalah berita tentang Ahok, seorang Gubernur heroik yang sekarang jadi trending
topic. Kali ini bukan Habib Rizieq dan kawan-kawan yang jadi lawan, tapi para
koruptor yang duduk di DPRD ibu kota yang katanya membuat anggaran yang
mengada-ada. Pak Gubernur mengatakan itu anggaran siluman. Mereka yang Ahok sebut
“bajingan” mulai melancarkan serangan pada sang Gubernur yang baru bertugas
sebulan. Mereka tak terima dengan pernyataan Ahok yang menurut mereka tak
beretika.
Indonesia diambang kehancuran! Saat tak ada lagi orang yang berani berdiri paling depan
dalam pemberantasan korupsi, saat itulah negeri ini akan hancur. Saat KPK dan
Gubernur Jakarta sedang diruntuhkan oleh sekawanan koruptor, rakyat harus ikut
turun tangan melawan korupsi yang semakin kotor. Sudah saatnya anak muda
belajar kritis demi Indonesia yang sedang dalam keadaan kritis. Anak muda
jangan apatis terhadap politik yang makin dinamis dan korupsi yang makin tidak
logis. Jangan biarkan para maling duit rakyat semakin kuat. Jangan biarkan
mereka duduk enak-enakan di parlemen. (fila174)
#SaveKPK #SaveAhok #AntiKorupsi


Kapan Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan
BalasHapusTergantung anak muda sekarang mas Fikri Maulana :)
Hapus