Tampilkan postingan dengan label Hafidz Abbasy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hafidz Abbasy. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 November 2017

Selamat Datang ke Dunia

Waktu itu Rabu pagi, 19 April 2017. Istri sedang hamil tua. Saya sudah siap berangkat ke sekolah. Istri sedang mandi. Mau ke sekolah juga. Selesai mandi, istri bilang katanya keluar cairan. Kami pun cukup panik dan langsung ngasih kabar semua keluarga. Tanpa banyak berpikir, saya nggak jadi ke sekolah dan langsung bawa istri ke bidan biasa periksa kehamilan di Kalierang, Wonosobo.

Kata bidan masih bukaan 1 dan boleh dibawa ke Cilacap, rumah istri saya. Kami memang sudah merencanakan proses persalinannya di Cilacap. Kami pun pagi itu langsung menuju ke Cilacap pake mobil kakak saya. Sesampai di Cilacap, saya langsung ke bidan di Maos, nggak jauh dari rumah istri. Di sana, Ibu sudah menunggu. Tak berlama-lama, istri langsung masuk ruang periksa. Katanya masih bukaan 1.

Dzakiandra Hafidz Abbasy
Ditunggu hingga malam, meningkat jadi bukaan 3. Tapi istri masih biasa-biasa saja, nggak merasakan kontraksi apa-apa. Kamis paginya pun masih sama meski katanya sudah naik lagi jadi bukaan 4. Merasa bosan, istri ngajakin pulang. Akhirnya siangnya kami pulang. Di rumah pun masih belum ada tanda-tanda mau melahirkan. Bahkan Kamis sore istri masih bisa ikut Ibu silaturahmi ke tetangga. Biar cepat kontraksi, di rumah istri juga banyak nyapu dan ngepel lantai.

Read more ...

Sabtu, 18 November 2017

Untuk Ayah Bunda Aba

Aba sekarang usianya sudah setengah tahun. Tepatnya 6 bulan 27 hari. Hampir satu bulan ini Aba mulai latihan makan. Seringnya sama bunda. Kadang sama ayah. Kadang sama mbah juga, pengasuhnya Aba orang asli Lombok.

Sebelumnya Aba hanya minum ASI. Alhamdulillah. Aba lulus sebagai bayi ASI. Sama ayah dan bunda, Aba dibikinin sertifikat bayi ASI eksklusif 6 bulan hehe. Terakhir posyandu bobot Aba 8 kg. Padahal sebelumnya 8,1 kg. Nggak papa turun 1 ons, yang penting Aba sehat. Kata orang-orang, Aba besar. Sering ada orang yang ketemu Aba bilang kalo Aba besar. Kata bunda, Aba memang besar tapi masih dalam batas normal. Alhamdulillah.

Dzakiandra Hafidz Abbasy
Aba sayang sama bunda. Tiap sebelum subuh, bunda selalu bangun nyiapin makanan buat Aba. Kadang Aba ikut bangun juga. Sebelum berangkat ngajar, bunda selalu nyempetin nyuapin Aba meski kadang Aba belum mau makan. Beberapa jenis makanan saja yang sudah bisa Aba makan seperti buah-buahan. Beberapa yang lain masih asing buat Aba. Sabar ya bunda. Aba penyesuaian dulu sama makanan-makanan Aba.

Read more ...